Artikel Komputer, Artikel tentang Komputer, Article Computer, Tutorial tentang Komputer, Tips-trik, Windows, Trouble shooting, Hardware, Software, Source Code, Blog, Blogger, Blogspot, Harddisk, Printer, Download, Scanner, CD-DVD ROM, USB Flash Disk, Facebook, KeyLogger, Virus, Bluetooth, Carder, Data Recovery, Game gratis, Google, Hacks, Internet, Networking, Password, Ping service, Search Engine, Teknologi, Tools, Windows XP, Vista, Wireless

30 October 2009

Memperbaiki Flashdisk Yang Rusak

Jika flashdisk kesayangan anda rusak dan bahkan tidak terdeteksi oleh komputer anda.

pasti hal yang akan anda lakukan adalah mencoba memformatnya, tapi terkadang memformat masih tidak berpengaruh apa-apa. karena flashdisk milik anda tidak terdeteksi baik oleh sistem komputer anda.

Terkadang ada sebuah cara konyol untuk menyelesaikan permasalahan seperti ini.
jika anda berani dan nekat coba buka casing plastik yang menyelubungi flashdisk, buka dengan menggunakan pisau atau silet (hati-hati jangan sampai melenceng kena tangan nanti berdarah).


jika sudah maka anda akan mendapatkan sebuah flashdisk yang terlihat semua jerohannya (isi). (lihat gambar)

1. konektor

2. IC Controller

3. test point

4. IC Memory

5. Crystal (pengatur frekuensi)

6. LED

7. Switch write protection

8. Tempat untuk menaruh memory tambahan


(NB : flashdisk anda mungkin tidak sama posisi komponennya dengan gambar diatas tapi secara umum komponen yang ada sama dan mirip dengan semua flashdisk.)

jika anda memiliki blow-air silahkan gunakan tapi jika tidak ada coba pergi ke tempat service handphone lalu minta keringkan dengan blow-air, jangan menggunakan hair-dryer karena panas yang dihasilkan kurang panas.

blow seluruh permukaan IC berikut kaki-kakinya dan semua solderan yang ada.

kemudian angin-anginkan sebentar dan coba anda colokkan kekomputer.

dari pengalaman saya melakukan ini (karena nekat dan pengen mencoba) maka flashdisk saya yang bermerek MyFlash dapat diselamatkan.

Attention : data tidak dijamin terselamatkan, karena target operasi adalah menyelamatkan hardware flashdisk bukan data.
Share:

29 October 2009

Mengenal Tipe-tipe Konektor pada Power Supply

Power supply memiliki banyak konektor. Dan masing-masing dari konektor memiliki fungsi yang berbeda. Walaupun sebagian kabel memiliki tegangan listrik yang sama, tetapi setiap konektor sudah dikelompokkan berdasarkan fungsinya.

Untuk pengenalan, ada beberapa tipe konektor dan fungsinya pada komputer.


1. ATX power connector (20pin + 4pin) : ATX 20/24 pin konektor digunakan untuk menghubungkan power supply unit (PSU) ke motherboard. Versi lama dari ATX motherboard masih menggunakan ATX 20 pin konektor, jika kita menggunakan motherboard yang terbaru sudah membutuhkan ATX 24 pin konektor. Konetktor ini terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua 4 pin. Jika kita menggunakan motherboard yang baru maka gabungkan antara 20 + 4 pin konektornya.


2. AT power connector (12 pin) : konektor ini digunakan untuk motherboard kelas Pentium II kebawah. Konektor yang memiliki 12 kabel ini dikelompokkan terpisah menjadi 2 bagian. Bagian pertama disebut Konektor P8 dan bagian kedua disebut P9. Masing-masing konektor memiliki 6 kabel. Untuk menghindari kesalahan dalam pemasangan, kita cukup mempertemukan konektor yang memiliki kabel hitam di tengah-tengah.


3. Molex connector : Konektor ini digunakan sumber tenaga bagi hard disk dan cd drive. Kadang sebagian produsen juga membuat fan / kipas pendingin, lampu-lampu dan asesoris lainnya menggunakan konektor ini. Konektor ini memiliki 4 kabel yang berbeda warna, yaitu Merah, Hitan dan Kuning. Setiap warna memiliki sumber tegangan yang berbeda-beda pula.


4. Berg connector : merupakan konektor ukuran mini dari Molek. Konektor ini khusus digunakan untuk Floppy Drive atau pun external audio card. Warna yang digunakan sama dengan molek konektor, yaitu Warna Kuning (+12V), Merah (+5V) dan Hitam (0V atau Ground). Karena penggunaan konektor ini jarang sekali, makanya pada setiap PSU hanya berjumlah 1 atau 2 paling banyak.


5. ATX 12V (Intel) 4 pin connector : Konektor ini kebanyakan dipakai oleh para pengguna yang menggunakan Processor buatan Intel. Fungsi dari konektor ini adalah sebagai penyedia tenaga tambahan sebesar 12 V untuk Pentium 4 CPU. Jadi pada Pentium 4 kebawah, konektor ini tidak perlu digunakan. Sekarang sebagian AMD motherboard juga sudah menggunakan konektor ATX 12V ini.


6. 6 pin PCI-E connector : Konektor yang satu ini memang jarang ditemukan untuk semua PC. Biasanya orang yang menggunakan PSU ini adalah orang yang bekerja di bidang Multimedia khususnya Video. Karena konektor ini hanya digunakan sebagai penambah daya untuk video card yang menggunakan slot PCI Express. Jika kita menggunakan Videoa Card jenis ini, tentu saja kita harus memiliki PSU yang mendukung untuk konektor ini.


7. SATA Power connector : Konektor ini merupakan jenis terbaru yang biasa digunakan untuk power pada Hard Disk SATA (serial ATA). Konektor ini disambungkan melalui Molek konektor (extended).


Share:

Penyebab File NTLDR Windows hilang (missing)

Artikel Komputer kembali membahas seputar windows dan permasalahan yang mungkin terjadi.

Ada banyak hal yang bisa membuat File NTLDR Windows hilang :

1. Hal tersebut bisa terjadi kalau PC/Laptop sering mati tanpa melalui proses shutdown karena mati lampu dan lain sebagainya.

2. Sistem Operasi Windows anda terinfeksi virus yang menghapus file NTLDR

3. Ada orang yang jahil membuat dan mengeksekusi script seperti berikut :

C:
CD\
Attrib -s -a -r -h ntldr
Del/f ntldr
Shutdown -r -f -t o

Nah kalau hal itu terjadi maka sudah dipastikan file NTLDR tersebut hilang.
Share:

File NTLDR missing pada Windows XP

Artikel Komputer kali ini membahas perihal NTLDR (NT Loader).

Pernahkah komputer yang anda gunakan menampilkan pesan “NTLDR is missing, Press any key to restart” pada saat startup ?



Apa itu NTLDR ?

NTLDR (NT Loader) merupakan boot loader bagi semua versi Microsoft Windows NT termasuk Windows XP. Jika muncul pesan seperti diatas, menandakan bahwa file tersebut mengalami kerusakan ataupun hilang karena suatu hal.

Jika menemukan hal seperti ini, jangan panik dahulu atau jangan langsung mengambil langkah seribu mau install ulang. Sayangkan jika komputer sudah ok diinstal kembali.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini.

Jika menginstall dengan menggunakan partisi FAT32 :

1. Boot Komputer dengan Disket Win98 startup.

2. Kemudian, copy NTLDR atau NTDETECT.COM files dari direktori i386 pada floppy atau cd ke drive c: (windows installation drive) (contoh c:\ jika windows diinstall pada drive c:).

Jika menginstall dengan menggunakan partisi NTFS :

1. Boot Komputer melalui Windows XP setup CD.

2. Kemudian pilih pilihan R=Repair option, dengan menekan huruf R pada saat setup.

3. Pilih Windows installation.

4. Kita membutuhkan password administrator untuk melakukan ini, jika account ini tidak diberi password, berarti kita hanya menekan tombol enter.

5. Ketikkan command dibawah ini :

COPY X:\i386\NTLDR C\:
COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
X = Drive tempat CD berada

6. Eject CD-ROM dan ketikan exit untuk merestart.
Share:

28 October 2009

Membuat PC Router dengan Windows XP

Artikel Komputer kali membahas cara membuat PC Router pada Windows XP.

Kebutuhan Hardware :
- 1 buah PC dengan memory minimal 512 mb
- 2 buah LAN Card


Istilah dalam konfigurasi :

- LAN in ; konfigurasi untuk seting jaringan (LAN) internal yang digunakan
- LAN out ; konfigurasi untuk seting IP dari ISP (Modem) ke jaringan internal
- ICS (Internet Connection Sharing) ; fasilitas pada windows XP untuk berbagai pakai koneksi internet pada jaringan.

Langkah-langkah konfigurasi :

- siapkan 1 buah PC yang akan dijadikan router

- pastikan 2 buah LAN Card telah terpasang dan terdeteksi oleh Windows XP

- untuk LAN Card pertama ganti namanya menjadi LAN in dan yang kedua ganti menjadi LAN out (untuk memudahkan seting IP)

- seting IP pada LAN out dengan IP yang telah diberikan oleh ISP (isi IP, Subnet Mask, Gateway, 1st DNS, 2nd DNS)

contoh seting LAN out:
IP : 172.2.2.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 172.2.2.1
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx

- aktifkan Internet Connection Sharing (install jika belum ada), dan centang pilihan pada Internet Connection Sharing (lihat bagian PropertiesAdvances pada seting LAN card)

- untuk seting IP LAN in, atur IP agar tidak sama dengan IP lainnya pada jaringan internal, samakan Subnet Mask, kosongkan Gateway, dan samakan DNS.

contoh seting LAN in:

IP : 192.168.2.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : kosongkan
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx

- LAN in tidak perlu dishare (ICS disable)

- Sekarang untuk workstation, seting IP (bedakan untuk masing-masing IP), Subnet Mask, isikan Gateway dengan IP LAN in, seting DNS

contoh seting Workstation1 :

IP : 192.168.2.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.2.1
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx

Selesai, silahkan dicoba...
Share:

Laptop Acer tidak bisa di Shutdown

Artikel Komputer kali ini membahas masalah Laptop Acer yang tidak bisa Shutdown dengan Normal.

Pada Sistem Operasi Windows XP ternyata Acer Webcam menyimpan masalah yang cukup mengganggu, yaitu Laptop tidak bisa melakukan Shutdown secara sempurna. Bagi sebagian pemakai hal ini diatasi dengan menekan tombol Power pada Laptop untuk beberapa saat namun hal ini tidak menyelesaikan masalah.

Untuk itu bagi yang belum menginstal Acer WebCam sebaiknya cukup install Aplikasi Acer WebCam-nya.

Pilih Acer Oribcam Utility Var - Suyin untuk Windows XP dan ikuti petunjuk selanjutnya. Sedangkan driver gak usah diinstall (penyebab gak bisa shutdown), cukup menggunakan driver bawaan Windows Xp saja.

Kalau sudah terlanjur menginstall driver webcam-nya ikuti cara berikut :
- Buka Device Manager > Imaging devices
- Dobel klik Acer Crystal Eye Webcam
- Pindah ke tab Driver
- Klik tombol Update Driver
- Pilih No, not this time > Next
- Pilih Install from spesific location > Next
- Pilih Don't search... > Next
- Pilih USB Video Device > Next
- Finish

Sekarang Windows XP sudah bisa Shutdown secara normal.

Terimkasih. Silahkan berikan komentar anda.
Share:

23 October 2009

Merawat Processor Agar Tidak Cepat Panas

Processor sebagai otak utama pada komputer juga dapat menyebabkan masalah untuk komputer, salah satunya karena terjadi panas berlebih (overheating) sehingga dapat membuat komputer sering restart dan mungkin mati tiba-tiba. Untuk itu, diperlukan beberapa tips untuk menjaga suhu processor, dengan memastikan pendingin processor (headsink) dan fan dapat bekerja dengan baik.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan processor :

* Pastikan bagian atas prosesor Anda telah diolesi dengan thermal paste. Thermal Paste atau Thermal Grease adalah bahan gel yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke headsink. Untuk thermal paste yang berwarna silver memiliki kualitas lebih baik ketimbang yang berwarna putih.

* Pastikan casing memiliki jalur sirkulasi yang lancar, karena casing yang kurang sirkulasi akan menyebabkan komponen hardware didalamnya, termasuk processor, menjadi lebih cepat panas.

* Rapikan kabel-kabel, terutama kabel tipe ATA yang berukuran lebih besar dan lebar dibandingkan kabel SATA. Kabel yang rapi dapat memperlancar aliran udara dalam casing.

* Untuk komputer pribadi, mungkin Anda adpat membuka penutup casing, untuk efektivitas kelancaran sirkulasi udara, walaupun mungkin tidak sesuai dengan nilai estetika dan tidak enak dilihat karena hardware di dalamnya tampak dari luar.


Berikut tips utama untuk merawat processor :


* Putuskan hubungan atau kontak listrik dari komputer Anda. Diamkan beberapa saat agar headsink lebih dingin, kemudian buka headsink dan kipas dari processor.

* Pisahkan kipas dan headsink, lalu bersihkan kipas dengan kain basah. Bersihkan celah headsink dari debu, atau cuci dengan menggunakan kuas atau sikat yang lembut. Keringkan headsink dan usahakan tidak ada sisa air di celah headsink agar tidak konslet.

* Pasang lagi kipas dengan headsink, lalu pasangkan keduanya ke processor seperti sediakala.

* Anda dapat melakukan perawatan 3 bulan sekali, terutama dalam ruangan yang ber-AC. Namun, jika lingkungan banyak debu, perawatan dapat dilakukan setiap sebulan sekali.

Share:

20 October 2009

Mengembalikan Folder Yang Hilang Karena Virus

Komputer teman saya kemarin terinfeksi virus dari FlashDisk miliknya, setelah di scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dibersihkan, tetapi ketika komputer di restart ada beberapa folder di komputer yang hilang. Begitu juga dengan Flashdisk yang terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, Flashdisk tersebut berhasil dibersihkan dari virus. Tetapi ketika Flasdisk tersebut coba dibuka di komputer ternyata banyak folder yang hilang, beberapa cara coba dilakukan untuk mencari Folder tersebut. Sudah coba dicari pada Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap saja tidak bisa memunculkan file dan folder yang hilang tersebut.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)



2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd



3. Maka akan muncul tampilan seperti ini



4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.



5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, maka hasilnya adalah folder yang hilang tersebut muncul kembali.

Sekian dulu Artikel ini, Silahkan berikan komentar anda.
Share:

18 October 2009

Membuat dan Mengunci Folder dengan Batch File

Topik Artikel Komputer kali ini adalah pemrograman Batch File. Proyek yang dikerjakan adalah membuat dan mengunci Folder. Untuk membuat / menuliskan listing program (script) Batch File tidak memerlukan editor khusus, kita bisa memanfaatkan aplikasi Notepad Windows untuk mengetikkan script Batch File tersebut.

Berikut langkah-langkahnya :

1. Start => All programs => Accessories => Notepad

2. Kemudian copy script dibawah ini dan paste ke notepad tersebut.

CLS
@ECHO OFF
Title Folder Folder-Artikel
If EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto PERTANYAAN
If NOT EXIST Folder-Artikel goto MDFOLDER
:KONFIRMASI
Echo Apakah anda ingin mengunci Folder-Artikel ini ? (Y/N)
Echo Tekan Tombol [Y/y] atau [N/n].
Set/p "cho=>"
If %cho%==Y goto KUNCI
If %cho%==y goto KUNCI
If %cho%==N goto END
If %cho%==n goto END
Goto KONFIRMASI
:KUNCI
Ren Folder-Artikel "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
Attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
Echo Folder-Artikel Terkunci
Goto End
:PERTANYAAN
Echo Masukkan Password untuk membuka proteksi ini!!
Set/p "pass=>"
If %pass%== 123456 goto BUKA
If NOT %pass%== 123456 goto SALAH
:BUKA
Attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
Ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Folder-Artikel
Echo Folder-Artikel sudah di buka
Pause
Goto End
:SALAH
Echo Password anda salah
Pause
Goto End
:MDFOLDER
Md Folder-Artikel
Echo Folder-Artikel berhasil dibuat.
Pause
Goto End
:End

3. Silahkan anda ganti Password Default-nya “123456” ( tanpa tanda petik ) dengan Password yang anda inginkan.

4. Save As File tersebut dengan nama Make-it.bat

5. Kemudian, double klik file Make-it.bat ( maka Make-it.bat akan membuat Folder pribadi dengan nama “Folder-Artikel” ), anda bisa menyimpan file-file penting yang anda miliki ke dalam folder ini.

6. Klik kembali file Make-it.bat dan masukkan “Y/y” untuk mengunci folder tersebut.

7. Untuk membuka nya maka anda bisa double klik file Make-it.bat kembali dan masukkan password anda.

Silahkan berikan komentar anda untuk artikel ini. Terimakasih

Selamat mencoba..
Share:

16 October 2009

Pengaturan Cookie pada Browser Mozilla

Artikel Komputer kali ini membahas perihal Cookie. Untuk lebih lanjut silahkan di ikuti pembahasan berikut ini:

Apa itu Cookie?

Cookie adalah berkas yang dibuat oleh sebuah situs Internet untuk menyimpan informasi di dalam komputer anda. Contohnya, pengaturan anda saat mengunjungi situs tersebut. Saat anda mengunjungi situs yang menggunakan cookie, situs mungkin akan meminta Firefox untuk meletakkan satu cookie atau lebih di dalam harddisk anda.

Ketika anda kembali mengunjungi situs tersebut, Firefox akan mengirimkan kembali cookie milik situs tersebut. Ini memungkinkan situs tersebut untuk menyajikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan anda

Cookie juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi identifikasi perseorangan. Informasi identifikasi perseorangan merupakan informasi pribadi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi anda, misalnya nama, alamat email, alamat rumah atau kantor, atau nomor telpon. Namun demikian, patut diperhatikan bahwa situs web hanya memiliki akses ke informasi pribadi yang pernah anda berikan. Sebagai contoh, situs web tidak dapat mengetahui alamat email anda kecuali anda pernah memasukkan alamat email tersebut terlebih dahulu. Selain itu, situs web juga tidak dapat mendapatkan akses ke informasi lain di dalam komputer anda.

Saat menggunakan pengaturan default cookie Firefox, aktivitas cookie tidak akan tampak oleh anda. Anda juga tidak akan melihat bagaimana situs web tersebut mengatur cookie yang diperlukan atau saat Firefox mengirim kembali cookie kepada situs web tersebut. Akan tetapi anda dapat mengatur cookie pengaturanpengaturan supaya Firefox menanyakan sebelum cookie akan diterima dan disimpan. Anda dapat juga membatasi masa kadaluarsa cookie menjadi hanya berlaku pada sesi aktif Firefox anda.

Mengatur Cookie

Secara default, Firefox akan menerima semua cookie, termasuk cookie yang mengizinkan situs mengenali data anda selama mungkin. Apabila anda tidak menyukai pilihan ini, anda dapat mengatur Firefox untuk menghapus semua cookie ketika menutup Firefox:

1. Buka menu Alat > PengaturanUbah > PengaturanFirefox > Pengaturan dan klik panel Privasi
2. Pilih pengaturanpengaturan Firefox ditutup pada kotak pilihan Simpan hingga.

Apabila anda ingin mengizinkan situs yang anda percayai untuk menyimpan cookie selama mungkin (misalnya, supaya dapat log-masuk otomatis ke sebuah situs), klik Pengecualian, masukkan alamat situs yang diinginkan, dan klik Izinkan.

Penjelasan Pengaturan Cookie

Berikut adalah pengaturanpengaturan yang mempengaruhi bagaimana cara cookie diatur oleh Firefox:

Terima cookie dari situs web:

Apabila anda tidak ingin situs apapun untuk menyimpan cookie di komputer anda, kosongkan pengaturanpengaturan ini. Perlu diperhatikan bahwa sebagian situs mungkin tidak bekerja dengan baik bila pilihan ini dimatikan. Apabila anda ingin untuk mengizinkan situs tertentu saja yang dapat menyimpan cookie, buka Jendela Pengecualian Cookie dengan mengklik Pengecualian. Tuliskan alamat situs yang diinginkan, dan klik Izinkan atau Izinkan untuk Sesi Ini.

Terima cookie dari pihak ketiga:

Pada saat Firefox menyimpan sebuah cookie dari situs tertentu, Firefox hanya akan mengembalikan cookie situs tersebut saja. Firefox tidak akan melayani sebuah situs dengan cookie yang telah disetel oleh situs lainnya. Oleh karena sebuah situs hanya dapat menerima cookienya sendiri, situs tersebut dapat "mempelajari" aktivitas anda pada saat anda sedang menjelajah halaman-halaman pada situs tersebut dan bukan aktivitas anda secara umum saat anda menjelajahi web.

Akan tetapi kadang-kadang sebuah situs menampilkan isi yang berasal dari situs di tempat lain. Isi ini bisa berupa sebuah gambar ataupun layanan iklan. Situs lain ini juga mempunyai kemampuan untuk menyimpan cookie di Firefox walaupun anda belum pernah mengunjunginya secara langsung.

Cookie yang disimpan oleh sebuah situs yang lain dari situs yang sekarang anda kunjungi disebut sebagai cookie pihak ketiga atau "cookie asing". Terkadang situs web menggunakan cookie lewat berkas gambar GIF transparan yang merupakan gambar khusus yang membantu sebuah situs untuk menghitung jumlah pengunjung, melacak balasan email, mempelajari bagaimana pengunjung menggunakan situs yang bersangkutan, atau menyesuaikan pengalaman menjelajah web anda (Berkas gambar GIF transparan juga disebut sebagai "web beacon" atau "web bug"). Jika pilihan tersebut tidak ditandai, Firefox akan memblokir cookie pihak ketiga ini untuk disimpan.

Simpan hingga:

* kadaluarsa
Jika pengaturanpengaturan ini dipilih, setiap cookie akan dihapus setelah masa kadaluarsa yang ditentukan oleh situs web yang bersangkutan.
* Firefox ditutup
Jika pengaturanpengaturan ini dipilih, cookie akan dihapus pada saat Firefox direstart. Situs web yang membutuhkan cookie masih dapat bekerja. Akan tetapi jika Firefox direstart, situs web akan menganggap anda sebagai pengunjung baru situs web tersebut.
* tanyakan selalu
Menampilkan peringatan setiap situs web mencoba untuk menyimpan cookie, apakah anda ingin menerima dan menyimpan cookie tersebut atau tidak.

Menerima dan Memblokir Cookie

Apabila anda memilih tanyakan selalu dari daftar pilihan Simpan hingga, dialog akan ditampilkan setiap kali situs mencoba untuk menyimpan cookie di komputer anda. Berikut adalah pilihan yang ditawarkan:

Izinkan: Untuk mengizinkan cookie tertentu, klik Izinkan. Gunakan pilihan ini bila anda mempercayai situs tersebut.

Izinkan untuk Sesi ini: Jika anda ingin mengizinkan cookie tersebut saat ini saja dan ingin cookie tersebut dihapus saat anda menutup Firefox, klik Izinkan untuk Sesi ini. Gunakan pilihan ini bila situs tidak dapat bekerja tanpa cookie dan anda tidak ingin ada cookie permanen yang tersimpan situs yang bersangkutan.

Blokir: Apabila anda tidak ingin cookie ini diterima dan disimpan, klik Blokir. Gunakan pilihan ini bila anda tidak mempercayai situs tersebut atau curiga bahwa situs tersebut dapat mengancam privasi anda.

Gunakan pilihan saya untuk semua cookie dari situs ini: Tandai pilihan ini sebelum mengklik tombol apapun bila anda ingin Firefox mengingat pilihan anda sehingga pengaturan cookie tidak akan ditanyakan lagi. Situs tersebut akan ditambahkan ke Jendela Pengecualian Cookie, di mana anda dapat membatalkan pilihan anda bilamana anda menginginkannya nanti.

Jendela Pengecualian Cookie

Buka jendela ini dengan mengklik tombol Pengecualian pada pengaturanpengaturan cookie. Di sini anda dapat membuat pengecualian atas pengaturanpengaturan umum cookie anda untuk situs tertentu. Dengan membuat pengecualian, anda dapat mengizinkan semua cookie, menolak semua cookie, atau mengizinkan semua cookie yang nantinya bisa dihapus setelah menutup Firefox, tanpa dipengaruhi pengaturan cookie lainnya.

Untuk menambah situs ke daftar ini, cukup ketik nama domain situs tersebut di kolom yang berlabel Alamat situs web. Lalu klik Blokir untuk menolak cookie dari situs tersebut, atau Izinkan untuk mengizinkan cookie dari situs tersebut, atau Izinkan untuk Sesi ini untuk menerima cookie dari situs tersebut namun akan dihapus ketika Firefox ditutup.

Untuk menghapus situs dari daftar ini, pilih nama domain situs lalu klik Hapus Situs. Untuk mengosongkan daftar, klik Hapus Semua Situs. Langkah ini akan membersihkan daftar pengecualian sehingga pengaturanpengaturan umum cookie anda akan diterapkan.

Jendela Cookie Simpanan

Gunakan jendela Tampilkan Cookie untuk menampilkan dan menghapus cookie. Untuk membukanya, klik Tampilkan Cookie di pengaturanpengaturan cookie.

Jendela ini menampilkan daftar semua cookie yang tersimpan di dalam komputer anda saat ini, dikelompokkan berdasarkan situs webnya. Anda dapat mengklik nama situs dan memilih cookie untuk melihat informasinya lebih lanjut. Anda juga dapat mencari nama situs atau nama cookie dengan mengetikkannya di kotak pencarian.

Untuk menghapus cookie dari daftar, pilih nama cookie, lalu klik Hapus Cookie. Untuk menghapus semua cookie dari sebuah situs, pilih nama situsnya lalu klik Hapus Cookie. Untuk menghapus semua cookie, klik Hapus Semua Cookie.
Share:

14 October 2009

Cara Membuat File dan Folder Super Hidden

Artikel Komputer kali ini akan membahas cara membuat attribut suatu File atau Folder dengan attribut “Super Hidden”. File atau Folder super hidden tidak bisa dibuat melalui Windows Explorer, melainkan menggunakan Command Prompt.

Cara membuka Command Prompt, yaitu:
1. Klik Start
2. Pilih Run dan ketikkan perintah "cmd" (tanpa tanda petik dua) pada kotak teks Run
3. Klik tombol Ok

Setelah itu akan muncul Jendela Command Prompt Ms.DOS seperti gambar berikut :



Sekarang ikuti langkah-langkah berikut :

1. Menset Superhidden File

Silahkan masuk terlebih dahulu ke direktori tempat File yang akan Anda superhidden, lalu silahkan ketik :

a. Satu per satu
attrib +s +h “Nama File.Nama Ekstensinya”
Untuk mengembalikan seperti semula :
attrib -s -h “Nama File.Nama Ekstensinya”

b. Semua File di dalam Direktori Aktif (Tidak termasuk Folder)
attrib +s +h
Untuk mengembalikan seperti semula :
attrib -s -h

2. Menset Superhidden Folder
-> Silahkan masuk terlebih dulu ke direktori tempat Folder yang akan Anda superhidden, lalu silahkan ketik :

a. Satu per satu
attrib +s +h /s /d “Nama Folder”
Untuk mengembalikan seperti semula :
attrib -s -h /s /d “Nama Folder”

b. Semua Folder & File di dalam Direktori Aktif
attrib +s +h /s /d
Untuk mengembalikan seperti semula :
attrib -s -h /s /d

3. Cara Melihat Direktori Yang ada File Superhidden nya
Ketik perintah : attrib /s /d

Ok, sekian dulu artikelnya dan silahkan kirim komentar anda.
Share:

03 October 2009

Percepat komputer dengan Defraggler Wizard

Artikel Komputer kali ini membahas tentang Tools untuk Perawatan Sistem Komputer yaitu Disk Defragmenter. Disk Defragmenter merupakan tool Windows yang digunakan untuk menganalisa volume drive, dan untuk mengalokasikan serta mengkonsolidasikan ulang file–file ataupun folder–folder yang terpisah–pisah.

Hal tersebut berguna untuk menyusun kembali urutan–urutan bagian dari file atau folder yang terdapat pada media penyimpanan komputer kita sehingga memudahkan Windows untuk membaca file atau folder tersebut, dengan demikian maka komputer kita akan terasa lebih cepat dalam bekerja.

Namun tools yang Artikel Komputer bahas untuk Disk Defragmenter ini bukanlah tools yang dimiliki Windows, melainkan Disk Defragmenter menggunakan Defraggler Wizard yang diproduksi oleh Piriform.



Berikut fitur dari Defraggler :

Kecepatan
Software ini memiliki kecepatan mendefrag file lebih cepat dari tanpa harus memproses seluruh Drive.

Ketelitian
Software ini dapat memilih File dan Folder yang ingin anda Defrag,BerBeda dengan Kebanyakan alat defragmentasi yang hanya dapat mendefrag Seluruh Drive.

Ukuran (Size)
Ukuran dari Software ini hanya kuranf dari 1MB jadi and adapt membawanya ke FlashDisk.

Sistem Operasi
Softaware ini dapat digunakan degan Windows 2000, 2003, XP dan Vista Selain itu Defraggler mendukung kedua NTFS dan sistem file FAT32.

Freeware
Software ini dapat digunakan secara Gratis tanpa harus dibeli.

Jika anda ingin merasakan manfaat dari Tools ini silahkan Download disini

Sekian dulu, semoga Artikel ini bermanfaat untuk para netter dan blogger yang membaca dan jangan lupa Commentnya, Karena Comment anda sangat berguna buat Artikel Komputer

“Selamat Mencoba”
Share:

Definition List

Spread Firefox Affiliate Button

Unordered List

Support

Artikel tentang Komputer